Saturday, November 28, 2009

Suramadu Run Internasional

Sabtu, 28/11/2009 18:55 WIB
Suramadu Run Internasional
Besok, Jembatan Suramadu Ditutup 3 Jam

Rois Jajeli
- detikSurabaya



Surabaya - Suramadu International Run 10 KM akan berlangsung pada Minggu (29/11/2009) pagi. Selama proses pelaksanaan SIR panitia akan menutup Jembatan Suramadu dari arah Surabaya ke Madura selama 3 jam.

Penutupan Jembatan Suramadu itu hanya di jalur Surabaya menuju ke Madura. Jalur itu digunakan para pelari. Sedangkan jalur dari arah Madura ke Surabaya tetap dibuka dan akan dibuat menjadi dua arah, dari Surabaya ke Madura dan sebaliknya. Untuk jalur
motor di kedua lajur tetap akan dibuka.

Ketua Panitia Suramadu International Run 10 KM, Syaifullah Yusuf mengatakan, mulai pukul 04.00 WIB pagi, panitia sudah membuka registrasi bagi seluruh peserta lari.

"Mulai pukul 05.50 WIB start akan dimulai. Pada pelaksaannya nanti akan dilakukan penutupan selama kurang lebih 3 jam," kata Saifullah Yusuf yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur, saat jumpa pers di Java Paragon Hotel and Residences Jalan Mayjen Sungkono, Sabtu (28/11/2009).

Pelari internasional dari 35 negara saat ini sudah menginjakkan kakinya di Kota pahlawan. Sudah terdaftar 7.500 peserta yang terdaftar.

"Sampai saat ini, sudah 7.500 peserta yang daftar baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Lari 10 K ini merupakan terbanyak sepanjang di Indonesia," tutur pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Dua pelari spesialis 10 KM dari Kenya, Richard (26) dan Daniel (27) yang mempunyai catatan waktu sekitar 29 menit sudah tiba di Surabaya pagi tadi dan melakukan pemanasan di lapangan Kodam V Brawijaya.

"Setelah dari lapangan Kodam, mereka akan kita antar ke Jembatan Suramadu untuk melihat lokasi," ungkap salah satu pantia Suramadu International Run 10 KM, Made Ujiana yang mendampingi pelari dari manca negara. (roi/wln)

Saturday, October 10, 2009

PKS Peduli Gempa Sumbar

Peduli Gempa Sumbar, PKS Jombang Kirim 4 Dokter

Minggu, 11 Oktober 2009 09:17:37 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono

Jombang (beritajatim.com) - Bencana gempa di Sumatera Barat (Sumbar), Padang memantik solidaritas PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Jombang. Untuk meringankan beban para korban, mereka mengirimkan empat orang dokter. Tim yang dipimpin oleh dokter Wahid ini akan berada di Sumbar selama situasi belum normal.

Empat orang dokter ini diberangkatkan dari alun-alun Jombang, Minggu (11/10/2009).Selain itu, PKS juga mengirimkan bantuan berupa uang tunai. "Tim medis dan bantuan tersebut untuk membantu saudara kita yang ada di Sumbar," kata Supeno, penasehat DPD PKS Jombang usai melepas tim tersebut.

Supeno menambahkan, tim dokter dari PKS itu tidak langsung berangkat ke Sumbar. Mereka terlebih dahulu berkumpul di DPW PKS Jatim. Karena yang diberangkatkan oleh PKS Jatim bukan hanya dari Jombang. Namun seluruh relawan dari setiap kabupaten/kota.

"Setelah semuanya berkumpul, para relawan itu berangkat secara bersama-sama. Yang pasti semoga apa yang kita lakukan bisa meringankan beban penderitaan korban gempa," pungkasnya.